Bismillah
#Kembali ke ajaran Imam Asy-Syafii#
Mayoritas masyarakat indonesia berafiliasi kepada madzhab Al Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafii rahimahullah. Seorang imam yg digelari 'NASHIRUSSUNNAH' (pembela sunnah-sunnah nabi) sehingga dalam kitab-kitab beliau seperti kitab AL-UMM dan AR RISALAH nampak sekali sikap pembelaan terhadap sunnah dan bantahan terhadap org yg meninggalkan sunnah.
Ironinya, kita dapati banyak ajaran beliau yg ditinggalkan oleh sebagian masyarakat kita yg mengaku bahkan fanatik bermadzhab Asy-Syafii. Bahkan mereka terjerumus kepada praktek ibadah dan keyakinan yg bertentangan dgn ajaran Al Imam Asy Syafii.
Apa yg digoreskan penulis dalam buku ini merupakan usaha kecil untuk mengembalikan kaum muslimin kpd kemurnian ajaran-ajaran islam yg telah di emban dan diajarkan para ulama, diantaranya Al Imam Asy-Syafii.
Judul : Ajaran Madzhab Imam Asy-Syafi'i yang ditinggalkan.
Penulis : Ust Firanda Andirja, Lc, MA
Penerbit : Nashirusunnah
Ukuran : 23 x 14 cm
Tebal : 528 halaman
Buku Baru. Anda harus memilikinya.
Borong bukunya. Bagikan untuk keluarga, handai tolan dan sahabat tercinta. Jika Anda ikhlash lillaahi taala, pahala menanti Anda.
Minat? Hub Faiz Muslim Shop 0821 7482 1232
#Review Buku#
Judul : Ajaran Madzhab Imam Asy-Syafi'i yang ditinggalkan.
Penulis : Ust Firanda Andirja, MA
Penerbit : Nashirusunnah
Ukuran : 23 x 14 cm
Tebal : 528 halaman
Harga : 155.000,-
Daftar Isi
Biografi Al Imam Asy-Syafii
Muqoddimah
Bab 1 : Memanjangkan Jenggot
Bab 2 : Haramnya Musik
Bab 3 : Cadar
Bab 4 : Haramnya Rokok
Bab 5 : Tercelanya Fanatik Madzhab
Bab 6 : Larangan Pengagungan Kuburan
Bab 7 : Bid'ahnya Tahlilan
Bab 8 : Allah di atas langit
Bab 9 : Masalah Mengirim Pahala Bacaan Al Qur'an
Bab 10: Mengingkari Akidah Syiah
Bab 11: Haramnya Ilmu Filsafat
Bab 12: Menundukkan akal dibawah Wahyu
Bab 13: Al Qur'an Kalamullah bukan Makhluk
Bab 14: Haramnya mencari keberkahan yg tidak syar'i
Bab 15: Haramnya memberi selamat atas hari raya non muslim
Bab 16: Celaan terhadap Sufi Ekstrim
Bab 17: Pengingkaran terhadap Wali Gadungan
Bab 18: Tidak menjadikan Mimpi sebagai Dalil
Penutup
Buku baru yg sarat dgn ilmu. Penulis buku ini adalah seorang ustadz yg mengajar di di masjid nabawi.
Buku lumayan tebal. Memuaskan rasa ingin tahu dan kemauaan Anda untuk mendulang ilmu.
Tema yg langsung membahas kehidupan beragama masyarakat, menjadi peluang besar Anda untuk menjadi sarana hidayah bagi org-org yang Anda kasihi.
Borong bukunya. Berikan sebagai hadiah untuk orang-orang tercinta Anda.
Sebagaimana Anda merasa bahagia mendapatkan ilmu dan hidayah, tentu Anda ingin mereka merasakan Kebahagiaan ilmu dan hidayah seperti yg Anda rasakan.
Harga buku tak sebanding dgn apa yg terkandung berupa ilmu. Bahkan buku ini sangat berharga mengingat dia sbg wasilah dakwah dan hidayah. Berapapun harta yg Anda keluarkan untuk mendapatkan buku ini, semoga Allah catat sebagai Amal kebaikan Anda.
# Madzhab Asy-Syafii berpendapat, CADAR hukumnya WAJIB#
Memang aneh, sebagian org memandang miring ttg cadar, sementara sebagian yg lain dengan bangganya berkata," Jika ada sejuta Lady Gaga yg datang ke tanah air maka tidak akan mengurangi keimanan kami !"
Sebagian lg menganggap tarian goyang inul sebagai seseuatu yg biasa yg tak perlu diingkari. Goyangan Inul merupakan bentuk kebebasan berekspresi.
Jika pernyataan diatas keluar dr kalangan awam, mungkin masih bs dimaklumi. Akan tetapi, jika pernyataan-pernyataan tsb muncul dari kyai, mau dikemanakan moral bangsa ini?
Tidakkah diketahui bahwa ditanah air kita telah terjadi perbuatan mesum dibawah umur? Anak-anak remaja sekolah menengah, bahkan sekolah dasar ! Lantas, bgm bs terucap sejuta Lady Gaga tdk akan mempengaruhi keimanan, bahkan jika Lady Gaga datang sejuta kali ke tanah air? Maka sungguh aneh jika ada yg membela Inul dan memandang miring cadar.
Ternyata pendapat yg menjadi patokan dalam madzhab Syafi'i adalah wajah wanita merupakan aurat shg wajib untuk ditutup. Bahkan wajib untuk bercadar !
Simak uraian lengkap ust Firanda Andirja, MA dalam bukunya 'Ajaran Madzhab Imam Syafi'i yg ditinggalkan' hal 85 sd 110.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar